1

Menggunakan Pereda Nyeri Alami

  1. 1

    Kunjungi ahli kiropraktik. Ahli kiropraktik adalah ahli yang membenahi hal neuromusculoskeletal (interaksi antara sarat, otot, dan tulang) terutama yang berdampak ala punggung, leher, dan sendi. [3] Ahli kiropraktik bakal mengamati hal Anda dan membantu menyejajarkan kerangka belakang ala bersahaja melalui serangkaian penyesuaian. Tindakan ini biasanya tak membangkitkan menanggung sakit dan sekadar membutuhkan kurang ataupun tanpa pengobatan. [4]Anda perlu mengunjungi klinik kiropraktik satu ataupun dua kali seminggu selama 2-4 minggu.

    • Ahli kiropraktik ada sebutan doktor, menyelesaikan program akademik satu tahun, dan kudu ada lisensi di mana saja mereka berpraktik. Jika memperoleh penanganan dari ahli kiropraktik dan bukan mantri bedah, penderita sakit belakang ada kemungkinan 28 kali bertambah alit untuk melakukan operasi. [5]
  2. 2

    Cobalah akupunktur. Jarum yang sangat alit ditempatkan ala titik-titik eksklusif di seluruh tubuh yang dianggap terbuka ataupun mengemudikan aliran energi. Akupunktur telah digunakan untuk mengatasi nyeri, mual, fibromyalgia, dan hal lainnya. [6]Tindakan ini telah terbukti menjadi aksi efektif untuk mengatasi sakit belakang kolong kronis. [7][8]

    • Akupunktur ada kaum risiko, terutama menanggung sakit ala bagian yang ditusuk jarum. Akupunkturis berlisensi memanfaatkan pasak banget pakai yang steril sehingga efek infeksinya rendah. [9] Jika Anda mengidap provokasi pendarahan, pengenceran darah, ataupun memanfaatkan gawai otak detak jantung, pastikan agar akupunkturis mengetahuinya. [10]
  3. 3

    Lakukan pemijitan profesional. Jangan memijat sendiri. Anda bisa mengalami cacat bertambah lanjut. Sebaliknya, carilah terapis pijat terlatih dan berlisensi. Selama penyembuhan pijat, terapis bakal memanfaatkan beraneka macam babak aksen (ujaran) ala bagian-bagian sakit dan kejang otot. Tekanan ini berasal dari jari, tangan, buku deriji ataupun siku yang bakal melepaskan sinyal ala daging untuk rileks.

    • Penelitian membuktikan bahwa penyembuhan pijat bisa mengurangi sakit belakang kolong dan meningkatkan serangkaian gerakan dan fleksibilitas. [11] Pemijatan juga mengamankan nyeri, [12][13],dengan meningkatkan distribusi darah, mengendurkan otot, dan meningkatkan babak pereda sakit ala alami. [14]
  4. 4

    Cobalah penyembuhan fisik. Hal ini bisa mengurangi sakit belakang kolong sekaligus meningkatkan mobilitas. Dalam proses ini, terapis fisik bayaran terlatih memanipulasi punggung, memberikan latihan spesifik untuk memperkuat punggung, dan memberikan daya untuk mencegah sakit punggung, serta latihan khusus untuk mencegah sakit punggung. [15]

    • Terapi fisik dilakukan tanpa obat-obatan ataupun operasi.
  5. 5

    Gunakan herba. Banyak herba yang ada khasiat antiperadangan. Gunakan herba berikut pada masakan, sebagai teh, ataupun sebagai suplemen. Jika mengonsumsi suplemen, ikutilah instruksi dari produsennya. Cobalah herba berikut ini:

    • Kulit kusen willow
    • Selasih
    • Calendula
    • Kepulaga
    • Kayu manis
    • Kunyit: 400-600 mg, tiga kali sehari
    • Cengkih
    • Jahe: 500-600 mg, dua kali sehari
  6. 6

    Buatlah gigi odol pereda nyeri. Campurkan dasa sudip bersiar-siar lempung bentonit dengan 20 sudip bersiar-siar air murni dengan suhu ruangan. Aduklah 2 tetes minyak elementer ataupun 1 sudip teh herba antiperadangan. Campuran ini bakal menjadi lumpur yang kental. Oleskan campuran tersebut ala gombal katun ataupun handuk bersih sehingga kekuatan campurannya menjadi 0,5 cm.

    • Pastikan terdapat ruang di pinggiran gombal agar bertambah encer untuk ditempelkan.
  7. 7

    Tempelkan tapal. Coba tempelkan gigi odol rendah (suhu) ataupun dengan suhu kolom untuk mengetahui yang mana yang paling ayu untuk Anda. Tutupi gigi odol dengan handuk agar ajek berada di tempatnya. Tempelkan gigi odol selama 30 menit, dengan mengamati gigi odol untuk memastikan agar lempung tak mengering. Lepaskan gigi odol sebelum lempung mengering agar tak mengering ala kulit. Anda bisa mengulangi proses ini dan menempelkan gigi odol kembali selama dua jam.

    • Sebelum mencoba beraneka macam penanganan ala belakang yang sakit, cobalah ala area kulit yang kecil. Tunggulah dasa menit dan bilaslah tapal. Periksalah apakah timbul ruam ataupun iritasi. Jika tak timbul iritasi, tempelkan tapal. Jika muncul iritasi, cobalah herba lain.

2

Meregangkan Punggung

  1. 1

    Pakailah busana yang nyaman. Jika siap membentangkan punggung, pastikan Anda memakai busana yang nyaman yang bisa melahirkan Anda beralih dengan mudah. Hal ini bakal mengharuskan Anda untuk bertambah encer meregang dan berfokus ala peregangan. Konsultasikan kepada mantri ataupun terapis sebelum berolahraga untuk mengamankan menanggung nyeri.

    • Peregangan bisa mencadangkan belakang untuk pemanasan sehari-hari ataupun aksi tertentu. Meregangkan daging faktual bisa membantu mengamankan ketegangan yang bisa melahirkan sakit punggung.
  2. 2

    Regangkan belakang atas. Kendurkan daging punggung. Otot bisa kejang sebagai akhir dari sakit punggung. Anda bisa membantu mencegah keadaan ini dengan mengendurkan dan membentangkan belakang ala perlahan. Ulangi sebanyak tiga kali sehari. [16]Cobalah kaum peregangan berikut dengan membidikkan ala belakang atas: [17]

    • Duduk ataupun berdirilah dengan tegak. Remaslah pundak sekencang mungkin. Tahan selama 5-10 detik dan lepaskan.
    • Duduk ataupun berdirilah dengan tegak. Posisikan tangan di buritan supel dan tekuklah belakang ke buritan pelan-pelan sambil memedulikan langit-langit.
    • Duduklah cacak di kursi. Lipat lengan di front dan putar tubuh ke satu muka dan ke muka lainnya dengan alun-alun dan perlahan.
  3. 3

    Regangkan belakang bawah. Berbaringlah telentang dan angkat dengkul ke hadap dada. Tekuklah akal ke hadap lutut. Tahan kedudukan ini sekurang-kurangnya 10 detik, lalu lepaskan. Ulangi jika perlu hingga ketegangan mulai mereda. Anda bahkan bisa mencoba menggerakkan dari satu muka ke muka beda ataupun dari supel ke pantat. Ingat, buat dengan pelan. Cobalah peregangan beda untuk pereda tambahan: [18]

    • Pose anak: Berlutut dan duduklah di arah tumit. Turunkan tubuh bagian arah ke lantai dengan lengan menjulur ke depan. Regangkan belakang bawah. [19]
    • Putaran dua-lutut: Berbaringlah telentang. Angkat kedua dengkul ke hadap front dan turunkan miring ke satu muka tubuh. Regangkan lengan menjauh dari tubuh. Lepaskan dan ulangi ala muka lain.
  4. 4

    Regangkan sisi-sisi punggung. Berbaringlah telentang dengan lengan menjulur ke sisi-sisi tubuh, Tekuklah satu dengkul dan bergulinglah alun-alun ke muka yang berlawanan dengan dengkul yang ditekuk. Bergulinglah sejauh barangkali sambil menjaga kedua pundak menempel rata di permukaan. Tahan kedudukan ini sekurang-kurangnya 10 detik lalu ganti dengan muka lain. Ulangi peregangan ini, dengan muka bergantian sebanyak 10 kali untuk tiap sisi. [20]

  5. 5

    Regangkan leher. Berdiri ataupun duduklah dengan cacak dengan sikap tubuh yang baik. Tekuklah akal ke ambang untuk merasakan peregangan ala bagian buritan leher. Lalu mulailah memutar akal dengan sebuah gerakan lingkaran, pertama membidikkan dagu ke dada, telinga kiri ke pundak kiri, dan memutar akal untuk membidikkan telinga kiri ke pundak kanan. Ulangi. [21]

3

Mengatasi Nyeri Punggung dengan Menggunakan Cara Biasa

  1. 1

    Gunakan alas berbahaya ataupun dingin. Cara ini bisa mengamankan sakit dan peradangan meskipun penelitian dibutuhkan untuk membuktikan keadaan ini. [22] Nyeri akut biasanya bakal mereda dengan alas dingin, sementara sakit kronis ada kalanya kali mereda dengan alas panas.

    • Untuk memanfaatkan alas dingin, bungkuslah alas es dengan handuk dan tempelkan ala belakang yang sakit selama 10-15 menit. Ulangi langkah ini 4-5 kali sehari. Untuk memanfaatkan alas panas, letakkan alas yang pernah dipanaskan lebih dahulu ala belakang selama 20-30 menit.
  2. 2

    Berisitirahatlah di tempat tidur pada tempo singkat. Hal ini berarti Anda kudu beristirahat pada tempo sesingkat barangkali dan beralih secepat barangkali ala hati-hati. Beristirahat di tempat tidur pada tempo lama bisa melahirkan sakit belakang bertambah parah dan bisa membangkitkan efek meningkatnya penyumbatan darah, depresi, dan elastisitas daging yang menurun. [23]

  3. 3

    Gunakan remedi pereda nyeri. Obat-obatan yang dijual bebas ada kalanya kali cukup untuk mengamankan sakit punggung. Anda bisa mengonsumsi remedi antiperadangan nonsteroid (NSAIDS) bagaikan ibuprofen. Dalam kasus yang bertambah parah, mantri bisa meresepkan opioid. Obat-obatan ini sekadar digunakan untuk jangka pendek dan sekadar dengan pengawasan dokter.

    • Hindari memanfaatkan remedi NSAIDS pada tempo lama karena bisa melahirkan sakit alat pencernaan bagian arah dan provokasi perut, luka ala lapisan perut, sakit ulu hati (acid reflux), diare, retensi cairan, dan pada kasus-kasus yang jarang, berjalan disfungsi ginjal dan penyakit kardiovaskular. Periksalah interaksi dengan obat-obatan beda sebelum mengonsumsi remedi NSAID. [24][25]
  4. 4

    Pertimbangkan untuk melakukan operasi. Operasi bisa digunakan sebagai “tindakan pilihan terakhir” untuk sakit yang parah. Operasi ini tak selalu berhasil, bisa membutuhkan tempo pemulihan yang lama, dan bisa membangkitkan efek cacat permanen. [26][27] Namun, kaum operasi invasif ala minimum bisa mengoreksi bab fisik kerangka punggung.

    • Konsultasikan kepada mantri akan pilihan yang tersedia untuk Anda.

4

Memahami Nyeri Punggung

  1. 1

    Pelajari gejala-gejalanya. Nyeri bisa berupa menanggung sakit yang konstan dan tak tajam, ataupun menjadi sakit yang tajam dan menusuk ala tiba-tiba. Nyeri belakang bisa menjadi kronis (digambarkan berlangsung bertambah dari 12 minggu), akut (beberapa hari hingga kaum minggu), ataupun subakut antara 4-12 minggu. Kebanyakan sakit belakang bersifat mekanis, yang berarti otot, vertebra, sendi faset ala kerangka belakang, saraf, dan piringan tak beraksi sebagai satu kesatuan. [28][29][30]

  2. 2

    Pahami faktor-faktor risikonya. Pria dan wanita ada efek sakit belakang yang sama, namun faktor-faktor eksklusif bisa meningkatkan kemungkinan mengalami sakit punggung. Faktor-faktor tersebut adalah: [31]

    • Usia: sakit belakang kemungkinan besar berjalan ketika usia semakin lanjut.
    • Tingkat kebugaran fisik: aksi fisik yang energik bisa mencederai punggung.
    • Berat badan: kelebihan berat badan meningkatkan efek sakit punggung.
    • Kehamilan: berat badan budak yang berkembang dan perubahan struktur kerangka panggul melahirkan wanita hamil berisiko menderita sakit punggung.
    • Riwayat keluarga: kaum provokasi (seperti spondilitis ankilosa) ada riwayat genetik.
    • Pekerjaan: pekerjaan yang memerlukan pengangkatan bagasi berat ataupun kerja manual berat melahirkan Anda berisiko tinggi.
    • Pekerjaan yang berhubungan dengan meja kerja: beristirahat pada kedudukan yang sama tanpa banyak beralih bisa melahirkan sakit punggung.
    • Masalah kesehatan mental yang pernah siap sebelumnya: depresi, stres, dan kecemasan bisa memperparah sakit punggung.
    • Tas belakang anak-anak: jika bebannya terlalu berlebihan ataupun muatannya tak merata, tas belakang bisa mencederai belakang anak.
  3. 3

    Kenali kapan kudu berkonsultasi dengan dokter. Sering kali Anda bisa membenahi belakang yang sakit dengan istirahat dan kadang-kadang kurang perawatan rumah. Pastikan Anda mencari penanganan jika merasa depresi. Nyeri belakang kronis ada kalanya kali disertai dengan kemerosotan dan kemerosotan bisa melahirkan sakit belakang menjadi bertambah parah. [32][33] Anda kudu segera mengunjungi mantri jika mengalami sakit belakang dan gejala-gejala berikut: [34]

    • perubahan pada kandung kemih ataupun kelaziman buang air
    • demam
    • nyeri alat pencernaan ataupun alat pencernaan berdenyut
    • baru saja terjatuh ataupun mengalami cacat lain
    • nyeri belakang yang konstan, parah, dan energik (khususnya di malam hari ataupun ketika sedang berbaring)
    • nyeri belakang yang menjamah ke ceker dan kolong lutut
    • mati rasa, menanggung lemah, ataupun menanggung menggelitik ala kaki
    • kehilangan berat badan yang tak bisa dijelaskan
    • pembengkakan ataupun kemerahan di punggung
    • Anda berusia 50 tahun dan ini adalah pertama kalinya Anda mengalami sakit belakang yang signifikan
    • Anda ada riwayat kanker, osteoporosis, ataupun penyalahgunaan obat/ minuman beralkohol
  4. 4

    Pelajari cara sakit belakang didiagnosis. Secara umum, analisis didasarkan ala gejala, riwayat, dan pemeriksaan medis. Anda juga bisa memperoleh eksperimen pencitraan bagaikan sinar-X, MRI, CT, ataupun ultrasonik. Tes-tes beda barangkali bertambah invasif. Beberapa eksperimen memanfaatkan pewarna berwarna kontras yang disuntikkan ke pada saluran kerangka belakang untuk melihat bab struktur bagaikan herniasi cakram, fraktur, ataupun spondilolistesis.

    • Tidak siap eksperimen keturunan yang diperlukan untuk mendiagnosis sakit punggung.

5

Melindungi Punggung

  1. 1

    Berlatihlah membawa dengan pintar. Hindari membawa dan menekuk tubuh sedapat mungkin. Jika Anda kudu membawa entitas yang berat, ujilah bahkan awal seberapa berat bebannya dengan mencoba menggerakkannya. Jika bisa jadi terlalu berat, carilah gawai bantu, bagaikan kerek, forklif, tali pengikat, gagang, ataupun bantuan orang beda sebelum Anda mencoba mengangkatnya. [35]

    • Korset belakang tak betul-betul terbukti bisa mencegah cacat punggung, beres jangan mengekor ala gawai ini untuk ayom tubuh. [36]
  2. 2

    Lakukan peregangan sebelum membawa beban. Peregangan paling encer adalah berpura-pura menjangkau entitas kurang di luar jangkauan. Jangkaulah dengan satu tangan kemudian dengan tangan beda ala bergantian. [37]

    • Pastikan untuk membentangkan daging hamstring dengan baik; ini adalah otot-otot di bagian buritan paha. [38] Berbaringlah telentang dan angkatlah satu ceker ke atas, dengan membantu dengkul dengan tangan ataupun mengikat handuk di bagian buritan lutut. Tariklah ke buritan pelan-pelan hingga Anda merasakan peregangan yang baik. Tahanlah selama 10-30 detik. Ulangi ala ceker lain.
  3. 3

    Angkatlah lutut. Renggangkan ceker sepanjang lebar bahu: Berjongkoklah akrab sebuah entitas dan ambil dengan anutan yang kuat. Jagalah agar belakang setegak barangkali dan angkatlah pelan-pelan memanfaatkan otot-otot kaki, perut, dan pantat. Pastikan untuk menjaga entitas tersebut berada di antara pundak dan tubuh. [39]Jangan gerakkan sampai ke pinggang.

    • Dengan cara ini, Anda tak memanfaatkan belakang sebagai tuas. Sebaliknya, Anda menggunakannya sebagai kerek, dengan ceker yang sebagian besar bekerja. Ketika Anda membawa sesuatu, angkatlah dengan menekuk dengkul dan tak membicu bagasi ala punggung.
  4. 4

    Jagalah bentuk tubuh. Berolahragalah ala apik dan pastikan untuk memperkuat tubuh dan daging perut. Sit up adalah cara yang agus untuk menjaga daging alat pencernaan agar ajek terbentuk. Latihan segala apa pun yang Anda pilih, buat dengan perlahan. Pastikan untuk ada kalanya beristirahat ala singkat di antara pengangkatan dan olahraga.

  5. 5

    Lindungi belakang detik bekerja. Jagalah sikap tubuh tubuh yang benar. [40] Duduklah dengan cacak dan hindari membungkuk ke ambang dengan pundak turun. Gunakan kursi ergonomis detik bekerja. Kursi ini bakal membantu sikap tubuh tubuh keseluruhan. Jika Anda menghabiskan sebagian besar tempo untuk duduk, bangun, dan berjalanlah sekali-sekali.

    • Gunakan alas lumbar yang membantu menjaga lekuk belakang bersahaja ketika Anda beristirahat di kursi. Bantal ini membantu menjaga kerangka belakang agar sejajar. Jika Anda menghabiskan sebagian besar tempo di mobil, ide yang ayu untuk memanfaatkan alas lumbar detik berkendara. [41]
  6. 6

    Tidurlah pada kedudukan miring. Posisi ini mengurangi ketegangan ala punggung. Cobalah beraneka macam jok selama 10-15 menit hingga Anda menciptakan jok yang membantu belakang dan kerangka buritan ala lekukan alaminya. [42] Sebagian orang bertambah menyukai jok yang kuat ataupun tempat tidur yang bisa disesuaikan. [43]Anda bahkan bisa mencoba tidur tengkurap untuk mengamankan sakit punggung.

    • Letakkan alas di antara dengkul jika tidur pada kedudukan miring. Hal ini menjaga aksen (ujaran) ala belakang dan bisa membantu membantu pinggul. [44]

Tips

  • Gunakan kekuatan ceker untuk membawa bagasi berat dengan menekuk ceker ketika mengangkat. Hal ini bakal menganjak ketegangan dari punggung. Bergeraklah pelan, karena gerakan yang menyentak dan terburu-buru meningkatkan efek cedera. [45]
  • Tetap terpenuhi asupan cairan. Hal ini bisa menurunkan efek cacat dan sakit punggung. [46][47]
  • Carilah akupunkturis berlisensi dan bersertifikat. Kunjungan untuk bab sakit belakang biasanya dilakukan seminggu sekali, namun sebagai permulaan bisa dilakukan dua kali seminggu. Hal ini tergantung ala babak keparahan dan penyebab sakit punggung.

Peringatan

  • Jangan sekadar mengandalkan korset belakang untuk ayom belakang ketika membawa entitas berat, karena sekadar siap kurang bukti yang membuktikan bahwa korset belakang bisa mencegah cedera. [48], [49]

Referensi

  1. ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/basics/definition/con-20020797
  2. ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/basics/definition/con-20020797
  3. ↑ http://www.acatoday.org/level2_css.cfm?T1ID=13&T2ID=61
  4. ↑ Time to recognize the value of chiropractic care? Science and patient satisfaction surveys cite usefulness of spinal manipulation. Orthopedics Today 2003 Feb; 23(2):14-15.
  5. ↑ Keeney BJ; Fulton-Kehoe D; Turner JA; Wickizer TM; Chan KC; Franklin GM; Early Predictors of Lumbar Spinal Surgery After Occupational Back Injury; Results from a Prospective Study of Workers in Washington State. Spine, May 2013; 38(11):953-64.
  6. ↑ http://www.mayoclinic.org/tests-procedures/acupuncture/basics/why-its-done/prc-20020778
  7. ↑ Liu,L, Skinner,M, McDonough,S, Mabire,L., Baxter,GD.Acupuncture for low back pain: an overview of systematic reviews. Evid Based Complement Alternat Med. 2015;2015:328196.
  8. ↑ Yuan,QL, Guo,TM, Liu,L, Sun,F, Zhang,YG. Traditional Chinese medicine for neck pain and low back pain: a systematic review and meta-analysis. PLoS One. 2015 Feb 24;10(2):e0117146.
  9. ↑ http://www.mayoclinic.org/tests-procedures/acupuncture/basics/risks/prc-20020778
  10. ↑ http://www.health.harvard.edu/blog/acupuncture-is-worth-a-try-for-chronic-pain-201304016042
  11. ↑ Hernandez-Reif M, Field T, Krasnegor J, Theakston H., Lower back pain is reduced and range of motion increased after massage therapy.Int J Neurosci. 2001;106(3-4):131-45.
  12. ↑ Zheng Z, Wang J, Gao Q, Hou J, Ma L, Jiang C, Chen G.Therapeutic evaluation of lumbar tender point deep massage for chronic non-specific low back pain. J Tradit Chin Med. 2012 Dec;32(4):534-7.
  13. ↑ Romanowski M, Romanowska J, Grześkowiak M. A comparison of the effects of deep tissue massage and therapeutic massage on chronic low back pain. Stud Health Technol Inform. 2012;176:411-4.
  14. ↑ Day JA, Mason RR, Chesrown SE. Effect of massage on serum level of beta-endorphin and beta-lipotropin in healthy adults. Phys Ther. 1987 Jun;67(6):926-30.
  15. ↑ http://www.moveforwardpt.com/symptomsconditionsdetail.aspx?cid=d0456c65-7906-4453-b334-d9780612bdd3#.VUkx4Gjn9pM
  16. ↑ http://www.physioadvisor.com.au/8110950/upper-back-stretches-upper-back-flexibility-exer.htm
  17. ↑ http://www.physioadvisor.com.au/8110950/upper-back-stretches-upper-back-flexibility-exer.htm
  18. ↑ http://breakingmuscle.com/yoga/heal-your-lower-back-pain-with-these-5-yoga-poses
  19. ↑ http://www.apmhealth.com/education/healthy-living/stretching---strengthening-tips/6-stretches-to-help-back-pain/
  20. ↑ http://breakingmuscle.com/yoga/heal-your-lower-back-pain-with-these-5-yoga-poses
  21. ↑ http://idealphysicaltherapy.com/stretches-for-lower-back-pain-neck-pain/
  22. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  23. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  24. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  25. ↑ Casazza BA., Diagnosis and treatment of acute low back pain. Am Fam Physician. 2012 Feb 15;85(4):343-50
  26. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  27. ↑ Casazza BA., Diagnosis and treatment of acute low back pain. Am Fam Physician. 2012 Feb 15;85(4):343-50
  28. ↑ http://orthoinfo.aaos.org/topic.cfm?topic=A00575
  29. ↑ http://familydoctor.org/familydoctor/en/prevention-wellness/staying-healthy/first-aid/lifting-safety-tips-to-help-prevent-back-injuries.html
  30. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  31. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  32. ↑ Erp RM, Huijnen IP, Verbunt JA, Smeets RJ.A biopsychosocial primary care intervention (Back on Track) versus primary care as usual in a subgroup of people with chronic low back pain: protocol for a randomised, controlled trial.J Physiother. 2015 Apr 23. pii: S1836-9553(15)00033-8.
  33. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  34. ↑ http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/back-pain/basics/definition/con-20020797
  35. ↑ http://familydoctor.org/familydoctor/en/prevention-wellness/staying-healthy/first-aid/lifting-safety-tips-to-help-prevent-back-injuries.html
  36. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  37. ↑ http://familydoctor.org/familydoctor/en/prevention-wellness/staying-healthy/first-aid/lifting-safety-tips-to-help-prevent-back-injuries.html
  38. ↑ http://www.spine-health.com/wellness/exercise/hamstring-stretching-exercises-sciatica-pain-relief
  39. ↑ http://www.ninds.nih.gov/disorders/backpain/detail_backpain.htm
  40. ↑ http://www.spine-health.com/blog/7-tips-protect-your-lower-back
  41. ↑ http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3766244/
  42. ↑ http://www.spine-health.com/wellness/sleep/tips-buying-a-high-quality-mattress
  43. ↑ http://www.spine-health.com/wellness/sleep/mattresses-and-sleep-positions-each-back-pain-diagnosis
  44. ↑ http://www.spine-health.com/wellness/sleep/mattresses-and-sleep-positions-each-back-pain-diagnosis
  45. ↑ http://familydoctor.org/familydoctor/en/prevention-wellness/staying-healthy/first-aid/lifting-safety-tips-to-help-prevent-back-injuries.html
  46. ↑ Alkalay, RN, Vader,D, Hackney,D. The degenerative state of the intervertebral disk independently predicts the failure of human lumbar spine to high rate loading: an experimental study. Clin Biomech (Bristol, Avon). 2015 Feb;30(2):211-8.Oct 7.
  47. ↑ Jamison,D, Marcolongo,MS. The effect of creep on human lumbar intervertebral disk impact mechanics. J Biomech Eng. 2014 Mar;136(3):031006.
  48. ↑ http://familydoctor.org/familydoctor/en/prevention-wellness/staying-healthy/first-aid/lifting-safety-tips-to-help-prevent-back-injuries.html
  49. ↑ http://www.cdc.gov/niosh/docs/94-127/

Tampilkan lainnya... (40)

Info Artikel

Artikel ini disusun bersama Robert Borer, DC. Dr. Borer adalah Chiropractor di Michigan. Bersama istrinya, Dr. Sherri Borer, dia menjalankan usaha keluarga di bidang chiropractic. Dr. Borer meraih sebutan pakar gelar di bidang Pengobatan Chiropractic dari Palmer College di Iowa in 1999.

Daftar kategori: Kesehatan

Bahasa lain:

English: Alleviate Back Pain Naturally, Español: aliviar el dolor de espalda, Русский: избавиться от боли в спине естественными методами, Italiano: Alleviare il Mal di Schiena Naturalmente, Deutsch: Rückenschmerzen natürlich lindern, Français: soulager le dana de dos naturellement, 中文: 自然地缓解背部疼痛, Nederlands: Rugpijn op natuurlijke wijze verlichten, Tiếng Việt: Giảm đau lưng một cách tự nhiên, العربية: تخفيف آلام الظهر بطرق طبيعية

Halaman ini telah diakses sebanyak 35.384 kali.

Apakah artikel ini akurat?